Pelanggaran Etika Pariwara Indonesia pada Iklan Biore Bright White Scrub

  • icha indriyani Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Farchan Jelani
  • Fachriansyah Panji Gustafarin
  • Fajar Junaedi
Keywords: Etika periklanan, Biore Bright White Scrub, TikTok, Etika Pariwara Indonesia, klaim iklan, standar kecantikan, persepsi konsumen

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelanggaran Etika Pariwara Indonesia oleh iklan Biore Bright White Scrub di TikTok dan dampaknya terhadap persepsi konsumen. Topik ini dipilih karena pentingnya etika dalam periklanan untuk menjaga kepercayaan konsumen dan integritas merek. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melakukan analisis konten mendalam terhadap iklan tersebut berdasarkan pedoman Etika Pariwara Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa iklan ini melanggar beberapa prinsip Etika Pariwara Indonesia, termasuk penggunaan klaim "#1 scrub body wash" tanpa bukti pendukung dan penggambaran hasil pemutihan kulit instan yang tidak realistis. Pelanggaran semacam ini dapat menyesatkan konsumen dan memperkuat standar kecantikan yang tidak realistis, yang berdampak negatif pada kesehatan mental, terutama di kalangan wanita muda. Klaim "#1 scrub body wash" yang tidak berdasar menciptakan ekspektasi konsumen yang tidak wajar, sementara visualisasi pemutihan kulit instan tidak hanya tidak realistis tetapi juga merugikan dengan mempromosikan ideal kecantikan yang tidak dapat dicapai. Elemen-elemen ini dapat menyebabkan kekecewaan konsumen dan merusak kepercayaan terhadap merek. Studi ini menyimpulkan bahwa iklan Biore Bright White Scrub menyesatkan konsumen dan berpotensi merusak reputasi merek. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar perusahaan secara ketat mengikuti pedoman Etika Pariwara Indonesia dan mengadopsi praktik pemasaran yang etis. Pendekatan ini akan membantu membangun kepercayaan konsumen yang lebih kuat dan mendukung keberlanjutan jangka panjang industri periklanan dengan mempromosikan periklanan yang jujur dan bertanggung jawab.

Published
2025-07-31
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)