PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LEMON DAN LAVENDER PADA DISMENORE REMAJA

  • Mutmainna STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Sunartono Program Studi Kebidanan Program Megister, STIKES Guna bangsa Yogyakarta
  • Bima Suryantara Program Studi Kebidanan Program Megister, STIKES Guna bangsa Yogyakarta
Keywords: Lavender Aromatherapy, Lemon Aromatherapy, Dysmenorrhea, Adolescent

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan nyeri haid yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas. Salah satu penanganan nonfarmakologis adalah aromaterapi. Aromaterapi lemon dengan kandungan limonene dapat menghambat prostaglandin, sedangkan aromaterapi lavender memberi efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas kedua aromaterapi tersebut terhadap penurunan dismenorea. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan two group pretest–posttest control group design. Sampel berjumlah 120 remaja putri usia 12–20 tahun, dibagi menjadi kelompok aromaterapi lemon (n=60) dan kelompok aromaterapi lavender (n=60). Data intensitas nyeri dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, dianalisis dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antara kedua kelompok (Z = -3,343; p = 0,001). Penurunan nyeri lebih besar pada kelompok aromaterapi lemon. Simpulan, aromaterapi lemon lebih efektif dibandingkan aromaterapi lavender dalam menurunkan dismenorea pada remaja putri.

 

Published
2026-01-27